• Minggu, 26 Juni 2022

Bagian Utama Pegas Shock Breker Yang Penting di Pahami

- Selasa, 14 Juni 2022 | 17:06 WIB

WARTECHNO - Umumnya, produsen pegas membeli berbagai diameter batangan baja dari pemasok dan memproduksi pegas dengan mesin CNC. Cara kerja mesin produksi pegas yaitu mengumpankan kawat di sekitar mandrel yang melengkung sehingga gulungannya naik seperti ular. Mesin-mesin ini dapat mengeluarkan pegas dengan sangat cepat.

(YSS 5DMKIII)

Kebanyakan pegas kejut terbuat dari baja silicon chrome dan ada juga menggunakan titanium untuk kepentingan balapan. Kualitas bahan merupakan faktor besar untuk kinerja pegas atau spring shockbreker. Material dengan properti flex terbaik membuat pegas lebih hidup dan responsive. Juga memanfaatkan bahan lebih kuat memungkinkan kumparan yang lebih sedikit.

Proses produksinya, mulai dari  bending rubber eraser membengkokkan penghapus membentuk model U, lalu bagian luar kurva bahan diregangkan dan di bagian dalam dikompresi. Membengkokkan kawat menjadi spiral menggunakan seluruh kumparan, menciptakan tegangan internan dengan cairan panas melingkar membantu proses alami material.

Pegas suspensi motor umumnya digulung dingin, berikut proses lain dalam mengurangi ketegangan dan rigid. tetapi proses lain digunakan untuk mengurangi sebagian dari ketegangan bawaan itu. Pegas diberi perlakuan panas untuk mengurangi tegangan dan didinginkan secara perlahan agar tidak menjadi keras dan rapuh. Selanjutnya, kedua ujung pegas digiling rata. Untuk lebih mengurangi ketegangan diolah melalui proses spring fired. Selanjutnya, pegas ditekan dengan level setelan sesuaikan agar tidak mengubah panjang dengan bebasnya. Pegas garpu dipoles untuk mengurangi gesekan dan pelapisan cat atau krom untuk mencegah korosi. Lapisan bubuk berbasis epoksi dapat bertahan dari daya lentur pegas..

Bentuk dan dimensi fisik pegas memainkan peran besar dalam pengoperasian. Pegas bekerja selama ritme kompresi dengan tingkat kerenggangan dan ukuran kawat disesuaikan dengan bobot dan kebutuhan motor. Alur pegas rapat umumnya di siapkan untuk menopang beban lebih berat. Sedangkat yang jeda kelonggaran lebih tinggi disiapkan untuk bermanuver. Diameter kawat sebagai prediktor penting dari tingkat kepegas, dengan diameter yang lebih besar menjadi lebih kaku. Sebaliknya, semakin besar jarak antar kumparan peredaman lebih lembut.

Pegas yang lebih rapat tumpukannya, berarti ketika gaya diterapkan ke satu sisi pegas, dibutuhkan lebih sedikit waktu untuk mentransfer ke sisi lain, keaktifan dan daya tanggapnya lebih singkat.  

Hukum Hooke mengatakan bahwa ketika pegas ditekan, gaya yang diberikannya sebanding dengan perubahan panjangnya. Laju pegas (atau konstanta pegas) adalah perubahan gaya yang diberikannya, lalu dibagi dengan perubahan jarak (defleksi). Jadi, mesin penguji pegas, cukup kencangkan dan lakukan pengukuran tersebut. Gerakan pegas dinyatakan dalam kilogram per milimeter (kg/mm) atau Newton meter (Nm). Angkanya sangat mirip, makanya penting untuk memperhatikan unitnya. Untungnya, konversinya sangat sederhana, yaitu cukup tambahkan atau kurangi sepersepuluh dan pindahkan desimal satu titik untuk mengubah Newton ke kilogram atau sebaliknya. Misalkan sebuah pegas 5,1 kg/mm ‚Äč‚Äčadalah 50 Nm.

Halaman:

Editor: Munandar Nuch Arsih

Tags

Terkini

Terpopuler

X