• Jumat, 30 September 2022

Kenali waktunya Ganti Ban Motor Motocross – Trail, Pahami Penyebabnya

- Rabu, 8 Juni 2022 | 07:54 WIB

WARTECHNO.COM - Motor trail sebagai motor penghobi, memang sangat beda bagi motor umum. Makanya, motor trail yang digunakan penghobi adventure dan jenis motocross untuk kompetisi, sangat butuh performa ban. Karean aktifitasnya dijalur offroad butuh ban dengan performa yang sesuai teknis dan penggunaan.

Agar motor trail harian dan penghobi adventure an, wajib  untuk mengenali tanda - tanda ban motor trail kelayakan melintasi jalur off road maupun dual purpose. Umumnya pasti banyak yang berpatokan ban botak sebagi indicator tidak layak pakai. Harus dipahami, selain ban botak ada juga tanda-tanda secara teknis dalam mendukung keselamatan berkendara. Wajib pantau penjelasan tentang gejala – gejalanyanya :

  • Gejala pertama adalah motor trail terasa goyang atau ngebuang saat berbelok dijalur flat atau rata. Imbasnya motor akan sulit dikendalikan saat berbelok, langkah awal periksa sisi permukaan ban. Pastikan jugatidak ada tambalan dan tekanan anginnya ideal sesuai standar ukuran tekanan angin di masing masing size ban.
  • Adanya benjolan pada permukaan ban karena terlalu lama digunakan dan efek terkena benturan keras. Benjolan pada ban sangat riskan dan rentan menimbulkan bahaya. Karena kondisi karetnya sudah tidak layak dan berpengaruh pada handling motor saat melaju kencang dan menikung.
  • Ban yang berfungsi baik salah satu indikatornya adalah sejalan dengan kinerja shockbreaker pada motor. Terutama saat melintas di jalanan yang tidak merata.
  • Alur kembang ban yang sudah menipis bisa menimbulkan bahaya, karena alur kembang pada ban motor memiliki fungsi memecah genangan air dan tanah lumpur untuk kelancaran Gerakan akselerasi motor.
  • Ban yang terlalu membal saat melintasi jalan menanjak dan benturan, bukan berarti memiliki kualitas baik. Artinya tekstur ban sudah tidak terlalu keras dan tidak lagi elastis.
  • Pada ban motor telah tercantum,Tread Wear Indicators (TWI) sebagai indikator pengukuran ketebalan ban yang terletak pada sisi permukaan ban. Indikator berupa tonjolan berbentuk segitiga ini berfungsi untuk membantu memeriksa ketebalan permukaan ban. Juga, sebagai penanda kapan ban mesti diganti. Saat ban sudah berada dalam posisi yang makin dekat dengan ujung atau bahkan sejajar dengan TWI, yaitu kurang dari batas 1,6 mm, artinya karet ban sudah mulai menipis, sehingga harus diganti.

 

Jika motor trail  yang memiliki jam terbang tinggi, pastinya telah melintasi berbagai karakter dan kontur jalur lintasan ektrims dan berbagai cuaca. Pastinya, aktifitas tersebut membuat permukaan ban motormenjadi retak. Selain itu, usia pemakaian telah melewati ambang batas standar pemakaian. Factor lain kurangnya tekanan angin pada ban juga bisa memicu ban motor retak.

Jumlah tambalan pada ban yang begitu banyak adalah tanda ban harus pensiun. Kalu dibiarkan beresiko dan sangat rentan tekanan anginselalu berkurang hingga ban kempes. Tambalan ban umumnya akan mudah aus seiring perputaran ban, terlebih sering melintasi jalur ekstrim.

Usia ban Trail – Motocross bisa bertahan memang tidak berpatokan pada berapa lama digunakan. Secara teknis, biasanya antara 100 mil atau 4.000 mil, tetapi rata-rata mil dan idealnya diangka 1.500 -2.500 mil.

Penyebab  umur ban lebih pendek dan penyebab lebih cepat aus menipis adalah meliputi:

Halaman:

Editor: Munandar Nuch Arsih

Tags

Terkini

Memilih Kacamata Motocross Wajib Perhatikan Ini !

Minggu, 18 September 2022 | 21:32 WIB

Sistem Pengapian CDI-DC Lebih Banyak Kelebihan

Sabtu, 17 September 2022 | 17:02 WIB

Menggunakan Rantai TDR, Begini Cara Perawatannya

Sabtu, 18 Juni 2022 | 21:53 WIB
X